Transisi Unik : Kerja di Animasi Dulu, Kuliah Kemudian
Banyak anak muda
sering memimpikan dunia animasi yang kreatif. Namun, bagaimana jika impian itu
menjadi kenyataan bahkan sebelum memulai kuliah? Bima Ferdinan menunjukkan
bahwa minat dan tekad dapat membuka jalan ke industri ini bahkan setelah lulus
SMA. "Saya ingin mengumpulkan biaya kuliah sambil menambah pengalaman di
industri yang saya minati", kata bima tentang mengapa dia memutuskan untuk
segera terjun ke dunia animasi setelah lulus SMK.
Adanya dua motivasi tersebut mendorongnya
untuk segera memulai karier profesional. Bima mendapatkan
rekomendasi pekerjaan di studio animasi dari mentor ditempat magang dia
saat SMK. Dia juga mengatakan, "Saya ingin mengumpulkan biaya kuliah
sambil menambah pengalaman di industri yang saya minati." Ini menunjukkan
semangat yang sama yang mendorong proses pencarian kerjanya.
Bima mengatakan
bahwa satu pengalaman yang paling membekas dalam hidupnya selama bekerja di
dunia animasi adalah saat menyelesaikan proyek, dari awal sampai akhir.
Meskipun proyek tersebut tampak sulit dan hampir tidak mungkin, ia berhasil
diselesaikan tepat waktu dan dengan hasil yang memuaskan. Ini menunjukkan
kemampuan adaptasinya yang luar biasa dan dedikasinya. Bekerja sebagai
freelancer di industri kreatif, bagaimanapun pasti penuh dengan tantangan.
"Sebagai freelancer, tantangan terbesarnya adalah job yang tidak pasti dan
penghasilan yang tidak stabil," kata Bima. Karena keadaan ini, dia harus
mempelajari lebih banyak tentang manajemen waktu dan keuangan.
Kisah Bima
menunjukkan bahwa dengan tekad kuat, minat yang mendalam, dan kemampuan untuk
beradaptasi, membuat seseorang dapat memulai karier di industri yang diminati
bahkan sejak usia muda. Ini juga menjadi pengingat akan pentingnya kemandirian
dan kecakapan finansial dalam menghadapi dunia kerja yang tidak pasti, terutama
bagi mereka yang bekerja secara freelance.
Pengalaman bekerja di dunia animasi dapat membantu mahasiswa arsitektur menghadapi tantangan kuliah dan membentuk karakter profesionalnya. "Semua itu membentuk aku menjadi pribadi yang profesional dan terarah," kata Bima, menegaskan bahwa dunia kerja mengajarkan pentingnya tepat waktu, tanggung jawab, dan konsistensi terhadap kualitas pekerjaan. Sekarang, kedisiplinan dan etika kerja yang dibangun dari pengalaman tersebut menjadi dasar kuliah.
Meski kini bima melanjutkan studi di bidang arsitektur, tetapi dia ingin
meningkatkan kemampuan renderingnya dari dunia animasi. Dalam bidang
arsitektur, kemampuan ini sangat relevan untuk visualisasi desain. Ini
menunjukkan bagaimana pengalaman lintas disiplin dapat bekerja sama dan
memberikan nilai tambahan.
"Pengalaman
kerja menjadi bekal, tapi saya ingin tetap belajar dari awal dengan
semangat yang sama," ujar bima untuk mempersiapkan diri kembali ke
dunia perkuliahan. Semangat belajar dari awal dan rendah hati menunjukkan bahwa
pengalaman kerja adalah awal dari proses pembelajaran berkelanjutan.
Pilihan
strategis, seperti menunda kuliah untuk mencari pengalaman kerja, sering
menjadi bagian dari perjalanan karir seorang mahasiswa. Bima mengatakan dia
siap untuk kembali ke dunia animasi setelah lulus kuliah karena itu adalah
passion dan pengalamannya. Namun demikian, ia tidak menghalangi karier di
bidang arsitektur, seperti yang diinginkan oleh jurusan kuliah yang sedang
berlangsung. "Saya ingin melihat peluang mana yang terbaik dan sesuai
dengan perkembangan serta minatku di masa depan," katanya, menunjukkan
fleksibilitas dan perspektif yang luas saat menentukan jalan kariernya.
Bima memiliki
pesan penting untuk teman-teman yang berencana untuk bekerja sebelum
melanjutkan kuliah. Menurutnya, tidak ada salahnya memulai pekerjaan setelah
lulus sekolah. Bekerja dapat membentuk individu yang lebih mandiri dan
bertanggung jawab selain memberikan pengalaman berharga. Meskipun demikian, ia
juga memberikan peringatan. "Saya menyarankan untuk tidak menunda kuliah
terlalu lama," katanya. Ia menjelaskan bahwa semakin lama jeda antara
bekerja dan kuliah, biasanya akan semakin sulit untuk beradaptasi dengan dunia
akademik. "Jadi, pastikan kalian punya rencana yang jelas dan waktu yang
tepat untuk melanjutkan pendidikan," katanya, menekankan pentingnya
perencanaan yang matang agar tidak kehilangan momentum saat kuliah.
.jpeg)

.jpg)
Komentar
Posting Komentar